Sebuah kabar membanggakan datang dari Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI pada hari Minggu, 21 Desember 2025. Melalui pengumuman oleh laman resmi Baznas, telah ditetapkan hasil seleksi tahap 50 Besar untuk Klaster Kuliner dalam ajang bergengsi Baznas Santripreneur Batch 4.

Program yang mengusung tema “Santri Mandiri, Ekonomi Berdikari” ini merupakan wujud nyata Baznas dalam membangun kemandirian ekonomi santri di seluruh penjuru Indonesia. Proses seleksi berlangsung sangat ketat, berawal dari ribuan pendaftar, disaring menjadi 100 peserta, hingga akhirnya mengerucut menjadi 50 peserta terbaik yang dianggap memiliki potensi besar untuk memajukan industri kuliner berbasis santri.

Salah satu nama yang berhasil menembus persaingan ketat diurutan ke 22 adalah Maulana Fajarrudin, mahasiswa aktif semester 7 pada Program Studi Psikologi Islam di Universitas Islam Tribakti Lirboyo kota kediri. Keberhasilan ini membawa Maulana melangkah ke babak selanjutnya, yakni Tahap Bootcamp Santripreneur 2025. Kegiatan intensif ini dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 29 September 2025 berlokasi di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat.

Selama masa bootcamp tersebut, Maulana Fajarrudin bersama 49 peserta terpilih lainnya akan digembleng untuk meningkatkan kapasitas bisnis, memperkuat mental kewirausahaan, serta merumuskan strategi inovatif. Dengan bimbingan langsung dari para mentor profesional, tahap ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Maulana untuk mentransformasi usahanya menjadi lebih profesional dan berdampak luas.
