Praktik Pengalaman Lapangan: Studi Kasus Mahasiswa Psikologi UIT Lirboyo di Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo Kediri

Kediri, 23 Oktober 2025 —Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo Kediri menjadi tempat penyelenggara Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Program ini berlangsung selama satu bulan, mulai 22 September 2025 hingga 23 Oktober 2025, sebagai bagian dari kurikulum yang bertujuan memfasilitasi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja psikologi.

Sebanyak 6 mahasiswa peserta PPL terlibat dalam beragam aktivitas santri setiap harinya  untuk melakukan studi kasus terhadap santri putri di Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo Kediri. Dalam aktivitas tersebut mahasiswa dapat menentukan subjek yang diteliti secara langsung dan memperoleh informasi lebih dalam tentang subjek yang dipilih. Kegiatan yang dilakukan dalam studi kasus berupa obsevasi, wawancara, asesmen serta pemberian intervensi. Tidak hanya itu, mahasiswa juga diberikan kebabasan dalam mengambil tindakan untuk melakukan studi kasus terhadap sunjek dari pihak Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo Kediri dengan catatan telah mendapat izin dari yang bersangkutan.

Dalam sambutannya pada acara penutupan, perwakilan pihak Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo Kediri, ustazdah Najwa Syakira menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi yang diberikan mahasiswa selama masa PPL. “Kami berterima kasih atas semangat dan keterlibatan aktif mahasiswa UIT Lirboyo. Kami berharap pengalaman ini memperluas wawasan profesional mereka dan menjadi bekal penting dalam membangun karier di dunia psikologi,” ungkapnya.

Dosen pembimbing PPL dari Fakultas Psikologi UIT Lirboyo, Ibu Uswatun Hasanah S.Psi. M.Psi, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan baik. Serta meminta maaf atas mahasiswa PPL jika ada hal-hal yang tidak berkenan yang telah diperbuat terhadap pihak Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo Kediri . “PPL ini bukan hanya sebagai syarat akademik, tetapi juga sarana pembentukan karakter profesional mahasiswa, terutama dalam memahami etika psikologi, komunikasi efektif, serta pelayanan berbasis empati,” tutur beliau. Beliau juga mengharapkan agar para mahasiswa tidak berhenti sampai disini, tetapi juga dapat berkontribusi untuk orang-orang disekitar mereka.

Mahasiswa menilai PPL ini memberikan banyak tantangan sekaligus pengalaman berharga. Mereka belajar tentang menyesuaikan pendekatan asesmen dan intervensi sesuai kebutuhan, serta memahami pentingnya kerahasiaan dan profesionalitas dalam praktik layanan psikologi. Acara penutupan yang berlangsung pada 23 Oktober 2025 menjadi momen yang penuh rasa syukur dan kebersamaan. Pada kesempatan ini dilakukan prosesi penyerahan sertifikat kepada Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo Kediri sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan karena telah menjalin kerja sama dalam penyelenggaraan PPL bagi mahasiswa Psikologi UIT Lirboyo. Sertifikat diserahkan langsung oleh perwakilan mahasiswa dan diterima oleh perwakilan Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo Kediri, ustazdah Najwa Syakira

Dengan berakhirnya program PPL ini, diharapkan mahasiswa dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh, sekaligus menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran dan layanan kesehatan mental bagi santri di lingkungan pesantren.

 

Back To Top