Eksplorasi Aspek Budaya, Pendidikan, dan Pariwisata di Negeri Singapura

Perjalanan ke Singapura ini dilakukan pada tanggal 25-27 Februari 2025 dengan tujuan eksplorasi aspek budaya, pendidikan, dan pariwisata di negara tersebut. Bertujuan untuk mendokumentasikan pengalaman perjalanan serta memberikan informasi terkait tempat-tempat yang dikunjungi. Perjalanan ini dilakukan oleh Dr Sri Susanti Tjahja Dini, M.Pd dosen Fakultas Psikologi UIT dan Amalia Rosyadi, M.Kom ketua Pusat Study Gender dan Anak UIT.

Perjalanan selama 3 hari telah direncakan sebagai berikut:

  • Hari 1: Kedatangan di Bandara Changi dan eksplorasi Marina Bay Sands serta Jewel yang menjadi kunjungan popular di sekitar bandara Changi.
  • Hari 2: Kunjungan ke Universitas Nasional Singapura (NUS) dan Wisata edukatif ke Gardens by the Bay serta mengunjungi dua kawasan wisata popular yang berdekatan yaitu Kawasan Bugis dan Haji Lane serta Lao Pa Sat
  • Hari 3: Kepulangan ke Indonesia

Adapun tempat-tempat yang dikunjungi, yaitu:

  • Marina Bay Sands: Ikon Singapura yang menawarkan pemandangan kota dari atas SkyPark Observation Deck.
  • National University of Singapore (NUS): Salah satu universitas terbaik di dunia dengan lingkungan akademik yang inspiratif.
  • Gardens by the Bay: Taman futuristik dengan atraksi Supertree Grove dan Flower Dome.
  • Dua kawasan wisata popular yang berdekatan yaitu Bugis Street dan Haji Lane . Disini ada Soultan Mousque yaitu masjid yang dikelilingi mural dan suasana artistiknya di kawasan Haji Lane. Haji Lane menjadi salah satu ikon wisata Singapura wajib untuk dikunjungi, khususnya bagi mereka yang gemar berfoto .
  • Dikenal juga dengan nama Telok Ayer Market, Lau Pa Sat, memadukan sejarah, arsitektur yang menarik perhatian, dan makanan khas setempat dalam satu pengalaman nan memuaskan. Pusat kuliner ini terletak di jantung distrik keuangan, berbentuk segi delapan dan tiang hiasnya yang khas pertama kali dirancang oleh George Coleman. Arsitek terbaik berkebangsaan Irlandia ini, juga merancang banyak bangunan kolonial Singapura yang menonjol dan masih berdiri hingga saat ini, seperti Old Parliament House.

Insight:

Perjalanan ini memberikan banyak wawasan, mulai dari sistem transportasi yang efisien hingga keberagaman budaya yang harmonis di Singapura. Selain itu, kunjungan ke universitas dan pusat sains memperkaya pengetahuan tentang dunia pendidikan dan teknologi di negara maju.

Catatan Perjalanan:

Bagi yang ingin berkunjung ke Singapura, disarankan untuk menggunakan transportasi umum seperti MRT, LRT dan Bis umum untuk menghemat waktu dan biaya serta merencanakan kunjungan ke berbagai tempat wisata secara efisien.

     

     

Back To Top