AP2TPI bersama delegasi ARUPS menyelenggarakan kegiatan inisiasi kerja sama kelembagaan pada Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 08.00–22.00 WIB bertempat di Gedung Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun fondasi kolaborasi yang lebih luas melalui penjajakan Memorandum of Agreement (MoA) serta penguatan kerja sama institusional antarperguruan tinggi psikologi. Kegiatan berlangsung dalam suasana akademik yang kondusif dan produktif, dihadiri oleh pimpinan organisasi, pimpinan fakultas, serta perwakilan perguruan tinggi psikologi dari berbagai wilayah. Agenda ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga diarahkan pada pembahasan strategis yang berorientasi pada implementasi program nyata.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi dan doa sebagai bentuk harapan atas kelancaran serta keberkahan kerja sama yang akan dibangun. Seluruh peserta kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars AP2TPI sebagai simbol komitmen nasional dan profesional dalam memajukan pendidikan tinggi psikologi. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan mencerminkan keseriusan seluruh pihak dalam menjalin kemitraan yang berbasis pada nilai integritas, kolaborasi, dan mutu akademik. Susunan acara yang tertata rapi memberikan ruang bagi setiap agenda untuk terlaksana secara sistematis dan terarah.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua AP2TPI, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa inisiasi kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik, memperkuat kolaborasi riset, serta membuka peluang pertukaran dosen dan mahasiswa di tingkat internasional. Kerja sama kelembagaan dipandang sebagai kebutuhan yang tidak terpisahkan dari dinamika global pendidikan tinggi, khususnya dalam meningkatkan daya saing dan reputasi institusi. Sambutan tersebut juga mengatasnamakan Dekan Fakultas Psikologi UGM dan menegaskan kesiapan institusi dalam mendukung kolaborasi lintas negara dan lintas lembaga sebagai bagian dari komitmen pengembangan mutu berkelanjutan.
Ketua ARUPS dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas undangan dan sambutan yang diberikan, serta menegaskan pentingnya kolaborasi akademik sebagai sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarnegara. Beliau menyampaikan bahwa kerja sama yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan program konkret yang berdampak pada pengembangan kurikulum, penelitian kolaboratif, dan publikasi internasional. Sambutan tersebut juga mewakili Ketua HMPSI, Dr. Andik Matulessy, M.Si., Psikolog, yang menekankan urgensi sinergi antarperguruan tinggi psikologi dalam memperkuat posisi keilmuan dan profesionalisme psikologi di Indonesia.
Agenda dilanjutkan dengan sesi perkenalan delegasi yang memberikan gambaran mengenai profil dan fokus pengembangan masing-masing institusi. Diskusi dan sharing session menjadi inti kegiatan, di mana para peserta membahas peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Pertukaran gagasan berlangsung secara terbuka dan konstruktif, mencerminkan kesamaan visi dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. Dialog strategis ini juga membahas langkah-langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti dalam kerangka MoA.
Kegiatan ditutup secara resmi setelah seluruh agenda utama terselesaikan, kemudian dilanjutkan dengan rembug bersama AP2TPI untuk merumuskan tindak lanjut kerja sama secara lebih teknis dan terstruktur. Rangkaian acara diakhiri dengan makan malam bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momentum kebersamaan tersebut semakin memperkuat hubungan interpersonal dan kelembagaan antar peserta, sehingga diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi implementasi kerja sama di masa mendatang.
Melalui inisiasi ini, bersama AP2TPI dan ARUPS menunjukkan komitmen bersama dalam memperluas kolaborasi akademik internasional serta memperkuat kapasitas institusi pendidikan psikologi. Kerja sama yang dirintis diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan mutu pendidikan, peningkatan kualitas penelitian, serta penguatan jejaring global perguruan tinggi psikologi Indonesia.
