BEM Fakultas Psikologi Peringati Hari Kesehatan Mental dengan Mindfulness: Ajak Remaja Lepas dari Stres

Kediri (10/10/2025) – BEM Fakultas Psikologi Universitas Islam Tribakti Lirboyo memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia dengan mengadakan kegiatan bertajuk “Mindfulness untuk Menurunkan Stres pada Remaja” pada Rabu, 9 Oktober 2025 di Aula Selatan Masjid Al-Mahrus. Acara ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan dengan penuh antusias dan suasana yang hangat.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental. Melalui metode mindfulness, peserta diajak untuk fokus pada kondisi diri dan keadaan saat ini, sehingga dapat melepaskan beban stres yang mereka rasakan.

Acara diawali dengan penjelasan mengenai apa itu mindfulness serta manfaatnya bagi kesehatan mental. Sebelum praktik dimulai, setiap peserta mendapat permen lollipop yang disertai kertas berisi kata-kata positif. Mereka diminta menuliskan harapan di kertas tersebut dan menyimpannya, kemudian menuliskan keluh kesah di kertas lain untuk kemudian dirobek.
“Dengan merobek kertas berisi keluh kesah tersebut, kita melepaskannya dan berusaha menerima diri,” ujar instruktur acara, Ahmad Ubaidillah Alwi.

Selanjutnya, sesi mindfulness dipandu oleh Azkiya Fillah selaku panitia acara. Suasana hening dan khidmat terasa ketika peserta mempraktikkan mindfulness. “Ngerasa lebih tenang dan plong,” ujar salah satu peserta seusai sesi tersebut.

Setelah itu, kegiatan dilanjut dengan menyanyikan lagu afirmasi positif seperti Terima Kasih Sudah Bertahan karya Ghea Indrawari dan Mantra Bahagia dari Aviwkila. Peserta tampak menikmati suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Menjelang penutupan, panitia membagikan camilan cokelat kepada peserta sebagai simbol makna kehidupan. “Cokelat ini bermakna bahwa meskipun hidup kadang pahit, selalu ada manisnya,” tutur Tasya Aida Hafizah, salah satu panitia acara.

Sebagai penutup kegiatan, panitia juga membagikan lollipop kepada masyarakat sekitar kampus. “Kami ingin menularkan semangat peduli kesehatan mental, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga lingkungan sekitar,” ujar Mochammad Akmal Raizza Arrayan selaku ketua pelaksana.

Penulis: Qosim Hadi Maulana

Back To Top